Selasa, 31 Januari 2012


Yang Terutama: Kasih

Seberapa pentingkah peranan kasih dalam meraih Berkat Tiga Generasi? Pentingnya kasih ini dapat kita temukan dalam kisah Abraham saat:

Menolong Lot dari tawanan Raja Kedorlamoer

Saat Lot berpisah dari Abraham dan ke Sodom, raja Kedorlaomer berperang dan mengalahkan raja Sodom. Lot yang berada di kota Sodom pun keluarganya ditawan. Abraham tahu, Lot kini menjadi tanggung jawab raja Sodom, tetapi raja Sodom gagal bersama 4 raja lainnya. Kalau Abraham ikut campur, ia harus menghadapi Kedorlamoer, padahal Lot bukan lagi bebannya, peduli apa, tidak repot mau cari repot, tidak ada bahaya mau cari bahaya! Tetapi Abraham masih mempunyai kasih ilahi, sebab itu Abraham pergi dengan 318 hambanya, bukan dengan tentara dan karena Tuhan berserta, ia menang, ia membebaskan semua tawanan, termasuk Lot dan keluarganya, sampai raja Sodom pun dating menyembah dan berterimakasih kepada Absraham, katanya: “Ambillah semua harta yang sudah dijarah.” Abraham menolak, sebab yang dituju adalah Lot. Mengapa Abraham mau mengambil risiko yang begitu besar? Sebab ada kasih Allah dalam hatinya.

Menyerahkan Ishak kepada Tuhan

“Firman-Nya: “Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu.” (Kejadian 22:2). Kisah ini mempunyai makna yang menggambarkan betapa besarnya iman percaya Abraham sebagai bapa orang beriman. Abraham ketika dijanjikan Tuhan akan menjadi bapa segala bangsa dan mempunyai banyak keturunan di muka bumi ini, maka melalui rahim Sara diberikanya keturunan bagi Abraham yaitu Ishak. Isahak menjadi anak yang sangat disayanginya. Abraham yakin bahwa melalui anak inilah keturunannya akan menjadi sangat banyak. Dapat dipahami betapa kagetnya Abraham ketika Tuhan memintanya untuk mempersembahkan Ishak, keturunan satu-satunya, sebagai korban. Perasaan yang campur aduk sseperti takut, gelisah, kuatir, marah, kecewa dan lainnya, pasti memenuhi hati Abraham. Tetapi kita tidak melihat Abraham menunjukkan hal itu. Karakter kasih kepada Allah yang baik telah terbentuk dalam dirinya. Dan itu dibuktikannya melalui sikap dan tindakannya.

Pelajaran penting dari kasih Abraham

Dengan mempelajari sikap Abraham dengan rela: menolong Lot dari tawanan Kedorlaomer dan menyerahkan anaknya Ishak kepada Tuhan, kita memahami pentingnya peranan kasih untuk memahami bahwa kita harus mengasihi Tuhan, kita memahami pentingnya peranan kasih untuk mengalami Berkat Tiga Generasi. Kita memahami bahwa kita harus mengasihi Tuhan lebih dari mengasihi berkat yang kita terima dari-Nya. Karena itu kita memahami bahwa bukti dari kasih kepada Tuhan dan kepada sesama adalah rindu menerima berkat Abraham melalui bisnis dan perkerjaan kita, namun pada saat yang sama kita juga ingin dan merindukan menjadi penyalur berkat Abraham itu kepada dunia dimanan Tuhan menempatkan kita sebagai garam dan terang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar