Kamis, 01 Agustus 2013

PASANGANKU SAHABATKU

Anak dan cucu dari sepasang kakek-nenek bersehati membuat pesta di hari ulang tahun pernikahan dua sejoli yang sudah menikah 60 tahun lamanya itu. Pesta itu sangat istimewa sehingga acara diisi dengan momen-momen yang patut dikenang. Para anak, menantu dan cucu dari kakek-nenek yang berbahagia ini mempersembahkan puisi,lagu-lagu nostalgia, bahkan membuat video klip dari foto-foto masa lalu yang mereka ambil dari album tua milik si kakek-nenek. Malam itu menjadi malam yang tak terlupakan bagi semua orang yang hadir, suasana kekeluargaan yang begitu harmonis menyempurnakan acara malam itu.

Di satu kesempatan, salah seorang cucunya yang menjadi MC berkata, “Usia pernikahan Kakek dan Nenek kan sudah 60 tahun nih, bisakah Kakek dan Nenek menceritakan apa rahasianya sehingga pernikahan itu bisa langgeng?” Si Kakek yang dikenal agak pemalu dan tertutup tidak menjawab, ia malah berjalan ke panggung dengan membawa biola tuanya. Dengan mata yang bersinar ia memainkan lagu cinta, dan tiba-tiba si Nenek berdiri maju ke depan sambil menyanyikan lirik lagu cinta itu dengan suara soprannya. Semua orang terkesima mendengar gesekan biola yang berpadu dengan suara merdu si Nenek. “Kami berdua mengenal lagu yang sama tapi mengekspresikannya dengan cara kami sendiri, Kakek dengan biola dan Nenek dengan suara. Namun dalam mengekspresikannya ada satu prinsip yang tetap kami pegang erat. Nenek tidak pernah menyanyi untuk pemain biola lain dan Kakek tidak pernah memainkan biolanya untuk penyanyi lain,” kata nenek memberi penjelasan. Penyatuan dua pribadi yang berbeda tidak mudah dijalankan dalam keharmonisan, suami dan istri harus biasa menyiasati perbedaan dengan kasih dan penerimaan.

Hubungan pasangan adalah teman pewaris kasih karunia, yaitu kehidupan. Prinsip hubungan antara pasangan seperti “best friend” atau persahabatan, berbeda tetapi tetap jalan bersama. Pria menjadi sahabatnya wanita, dan sebaliknya. Biasanya orang bersahabat tidak menyimpan rahasia, saling menjaga perasaan, dan saling membagi impian atau kerinduan terdalam yang mereka miliki.

Seseorang biasanya antusias menceritakan suatu pencapaian atau berita menarik yang dialaminya hari itu kepada sahabatnya. Ceritakan berita yang menarik lebih dulu kepada pasangan, jangan biarkan pasangan kita menjadi orang kedua atau terakhir yang mendengar berita baik itu. Berilah pasangan kita bagian yang terbaik dari hidup kita, yaitu hati, perhatian, telinga, dsb. Jadikan pasangan kita benar-benar sebagai teman pewaris kasih karunia.

Kelanggengan pasangan sangat ditentukan oleh penerimaan dan kesetiaan masing-masing pihak.

Terima kasih untuk pasangan hidup yang kucintai dan mencintaiku. Mampukan kami saling menjaga.

Jumat, 10 Mei 2013

DIA TETAP SETIA

Bacaan: Yohanes 15:9-15
NATS: Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran .... Ada teman yang mendatangkan kecelakaan, tetapi ada juga sahabat yang lebih karib dari pada seorang sauda (Amsal 17:17; 18:24)

Pernahkah Anda dikhianati oleh seorang sahabat? Dikhianati oleh seseorang yang begitu dekat dan kita percayai? Tentu, itu sangat menyakitkan. Inilah yang dialami Yesus di harihari terakhir-Nya berada di dunia. Dan bila menyimak kisah-Nya, sukar bagi kita untuk memahami sepenuhnya kasih Yesus. Betapa tidak? Dia sudah tahu bahwa Yudas akan menjual-Nya, tetapi Dia masih mau memperingatkan tentang niatnya yang jahat. Dia juga masih memberi tempat dan kesempatan kepada Yudas untuk menerima roti Perjamuan Malam terakhir (Yohanes 13:26). Bahkan lebih dari itu, kasih-Nya tidak mencegah Yudas untuk melanjutkan apa yang sudah ia rencanakan (Yohanes 13:27). Dan sebagai balasannya, Yudas tetap tega mencium Gurunya agar jangan sampai terjadi salah tangkap di Taman Getsemani malam itu!

Menjelang perpisahan-Nya dengan para murid, Yesus tidak lagi menyebut mereka hamba, tetapi sahabat-sahabat-Nya (Yohanes 15:15). Namun, bagaimanakah sikap-Nya saat semua sahabat-Nya itu lari meninggalkan-Nya? Yesus tetap mengasihi mereka. Bahkan, kepada Petrus yang akhirnya benar-benar menyangkali Dia meski telah diperingatkan, Yesus masih membuka tangan lebar-lebar untuk merehabilitasinya (Yohanes 21:15-17). Yesus, Sang Sahabat Sejati, tak pernah meninggalkan sahabat-Nya, bahkan yang telah berubah setia daripada-Nya. Adakah kita memiliki sahabat yang begitu setia seperti Dia?

Dengan Roh Kudus-Nya, Dia akan tetap dekat dengan kita, anak-anak-Nya! Dia bahkan hanya sejauh doa, sebab Dia bersama kita untuk selamanya. Puji Tuhan!

JIKA KITA TIDAK SETIA, DIA TETAP SETIA,
KARENA DIA TIDAK DAPAT MENYANGKAL DIRI-NYA (2 TIMOTIUS 2:13)

Dikutip dari : Sahabat HSH

Selasa, 16 April 2013

Hati-hati Dengan Prasangka Buruk

Marie Lupe Cooley, karyawati sebuah perusahaan arsitektur Jacksonville, USA. Satukali ia membaca sebuah iklan lowongan kerja di koran, tawaran untuk posisi yang ia miliki sekarang dengan kontak nomer telphone atasannya.

Ia berpikir bahwa dirinya akan dipecat, ia menjadi sangat sakit hati. Maka di suatu hari minggu, ia menjebol dan menghapus data dan dokumen penting senilai hampir 250 M milik perusahaan, dan dia ketahuan, lalu dipecat dan harus mendekam di penjara.

Konyolnya, ia baru menyadari ternyata lowongan itu untuk perusahaan milik istri atasannya. Tapi nasi telah menjadi bubur..!

Sikap tenang saat menghadapi situasi apapun, bahkan ketika merasa terancam, adalah sangat penting dalam hidup kita.

Keinginan membalas sakit hati seringkali membuat orang tidak lagi
bisa berpikir jernih, seperti kisah Marie diatas. Selain merusak nama baik, tersangkut hukum pidana, kerugian banyak pihak, sampai masalah yang terus membesar, dan lain-lain. Tidak ada gunanya membalas dendam dengan tindakan kejahatan yang lebih buruk, karena itu hanya menunjukkan bahwa kita tidak lebih baik darinya dan sama bodohnya dengan orang yang menyakiti kita.

Abaikan saja atau yang lebih baik : ampuni dan tetaplah tunjukkan kasih, karena hal itu bagaikan menumpuk bara api dikepalanya, alias mempermalukan orang itu sendiri…

Jangan cepat berprasangka buruk terhadap situasi yang ‘nampaknya’ buruk, apalagi membalas dendam..! Jadilah tenang, maka kita akan melihat bahwa tidak ada persoalan yang tidak dapat diselesaikan!!

*Filipi 4:8,
Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.

Tuhan Yesus Memberkati.


Dikutip dari:  Sahabat HSH

Senin, 15 April 2013


SEPUTIH SALJU

*Yesaya 1:18,
Marilah, baiklah kita beperkara! -- firman TUHAN -- Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba.

Pernahkan Anda lupa membawa sabun mandi ketika pergi keluar kota…? Misalnya, saudara ke kota A dan tiba pada jam 12 malam menginap di penginapan terpencil, yang tidak menyediakan apapun kecuali tempat tidur padahal saudara belum mandi.

Semua.pakaian tersedia, handuk juga ada, namun tidak ada sabun. Sewaktu saudara mandi, hanya air yang yang bisa di siramkan ke badan. Memang menyegarkan, namun masih banyak kotoran yang melekat, dan bau badan tidak hilang sepenuhnya.

Sabun mandi ini memang benda yang kecil, namun mampu membersikan kotoran – kotoran yang melekat di badan. Namun, sabun yang paling bersih sekalipun , tidak mampu membersihkan dosa dari hidup manusia. Itu sebabnya mengapa banyak orang berdosa merasa putus asa atas dosa mereka dan “merasa” Tuhan pun tidak pun tidak mau mengampuni dosa mereka yang mengunung.

Pendapat yang salah sama sekali. Ayat yang kita baca hari ini menunjukan bahwa tidak ada dosa yang terlalu merah yang tidak dapat di putihkan seperti salju tidak ada dosa yang terlalu hitam yang tidak dapat di putihkan seperti bulu domba. Yesus Kristus sudah mencurahkan darah-Nya untuk membersihkan kita dari segala dosa kita, mengampuni dan menguduskan kita.

Bila saudara termasuk orang yang “merasa” tidak bisa di ampuni karena dosa –dosa saudara, ingat Yesus mengundang saudara datang kapada-Nya. Yang perlu saudara lakukan adalah, datang kapadaNya, mengaku dosa, bertobat, percaya kepadaNya, dan menerima Yesus sebagai juru selamat pribadi anda.

HIDUP ANDA YANG KELAM KARENA
DOSA AKAN DI UBAH SEPUTIH SALJU


Dikutip dari:  Sahabat HSH
"Ketika satu pintu tertutup, TUHAN akan membukakan pintu yang lainnya yang lebih baik dan indah."


Kisah Nyata:
Nathaniel Hawthorne sangat kecewa.
Ia baru saja menerima kabar pergantian jabatan di kantor bea cukai Boston, Massachusetts, tempatnya bekerja.

Ternyata, ia diberhentikan.
Berita buruk itu seakan-akan menggelegar di telinganya.

Dunia seolah-olah sudah kiamat.
Ia berjalan pulang dgn perasaan bingung & gundah.

Di pelupuk matanya terbayang wajah duka istrinya.
Hawthorne semakin gelisah.
Hari itu sungguh menjadi hari yg panjang baginya.

Setibanya di rumah,
ia menceritakan perihal pemecatannya kepada istrinya.

Sang istri dengan tatapan prihatin memeluknya,
mengambil sebuah pena & tinta,
lalu meletakan keduanya di meja dekat perapian.

"Tidak usah bersedih," katanya,
"Kau punya banyak waktu sekarang.
Kau bisa mulai menulis."

4 tahun setelah kejadian memilukan itu Hawthorne menghasilkan sebuah novel yg membuat namanya terkenal di seluruh dunia: "The Scarlet Letter".

********
Kegagalan di satu bidang kerap menjadi pembuka jalan bagi keberhasilan di bidang lain.
Kuncinya adalah tidak putus asa, terus berusaha, & terutama tetap berpaut pada TUHAN, Sang Sumber Segalanya.

Jika TUHAN mengijinkan sesuatu terjadi,
tentu ada maksud baik di balik hal itu.
Itulah janji TUHAN kepada umat-NYA dalam renungan hari ini.

Di tengah penderitaan & kegalauan akan gelapnya masa depan umat, TUHAN membawa berita PENGHARAPAN

"Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah." Roma 8:28

"Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!" Yer 17:7

Itu jugalah janji TUHAN kepada kita saat duka menerjang.

Hanya, kita HARUS percaya & tetap menaruh pengharapan kepada-NYA

TERKADANG TUHAN MENUTUP PINTU YG SATU UNTUK MEMBUKA PINTU YG LAIN YANG JAUH LEBIH BAIK DAN INDAH !
Yang percaya dan diberkati katakan: "AMIN"

 We love Jesus and you, God bless you all


 Dikutip dari: Bejana kemuliaan